Senin, 22 April 2013

Denial Of Service Attack (DOS)


Denial Of Service Attack Serangan DOS ) adalah jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server di dalam jaringan internet dengan cara menghabiskan sumber (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang tersebut.


Dalam sebuah serangan Denial of Service, si penyerang akan mencoba untuk mencegah akses seorang pengguna terhadap sistem atau jaringan dengan menggunakan beberapa cara, yakni sebagai berikut:
  • Membanjiri lalu lintas jaringan dengan banyak data sehingga lalu lintas jaringan yang datang dari pengguna yang terdaftar menjadi tidak dapat masuk ke dalam sistem jaringan. Teknik ini disebut sebagai traffic flooding.
  • Membanjiri jaringan dengan banyak request terhadap sebuah layanan jaringan yang disedakan oleh sebuah host sehingga request yang datang dari pengguna terdaftar tidak dapat dilayani oleh layanan tersebut. Teknik ini disebut sebagai request flooding.
  • Mengganggu komunikasi antara sebuah host dan kliennya yang terdaftar dengan menggunakan banyak cara, termasuk dengan mengubah informasi konfigurasi sistem atau bahkan perusakan fisik terhadap komponen dan server.

Perkembangan dari serangan DOS adalah DDOS. Serangan DDoS adalah jenis serangan dengan cara memenuhi trafik server situs tersebut hingga situs menjadi lambat dan susah diakses Pengertian lain tentang DDOS adalah mengirimkan data secara terus menerus dengan menggunakan satu komputer tidak begitu efektif karena biasanya sumber daya server yang diserang lebih besar dari komputer penyerang .


Berikut ini adalah video tentang DOS (english version by computer guy)



Dari artikel diatas kita tau bahwa DOS telah berkembang , untuk lebih jelas nya mari kita lanjutkan menuju pembahasan DDOS (distributed denial of service attack)


Distributed Denial Of Service Attack ( DDOS )


Pada artikel sebelumnya kita sudah mengetahui apa itu  Serangan DOS , dan sekarang saya akan membahas perkembangan dari serangan DOS yaitu DDOS.



DDoS attack adalah Distributed-Denial-of-Service attack, sebuah usaha untuk membuat suatu sumber daya komputer menjadi tidak bisa dipakai oleh user-nya, dengan menggunakan ribuan zombie system yang ‘menyerang’ secara bersamaan. Tujuannya negatif, yakni agar sebuah website atau layanan online tidak bisa bekerja dengan efisien atau bahkan mati sama sekali, untuk sementara waktu atau selama-lamanya. DDoS attack adalah salah satu model dari DoS 
Target serangan DoS attack bisa ditujukan ke berbagai bagian jaringan. Bisa ke routing devices, web, electronic mail, atau server Domain Name System.
Ada 5 tipe dasar DDoS attack :
  1. Penggunaan berlebihan sumber daya komputer, seperti bandwith, disk space, atau processor.
  2. Gangguan terhadap informasi konfigurasi, seperti informasi routing.
  3. Gangguan terhadap informasi status, misalnya memaksa me-reset TCP session.
  4. Gangguan terhadap komponen-komponen fisik network.
  5. Menghalang-halangi media komunikasi antara komputer dengan user sehingga mengganggu komunikasi.
DDoS attack juga termasuk eksekusi malware, yang dimaksudkan untuk :
  • Memaksimalkan kerja processor, sehingga memblok tugas-tugas yang lain.
  • Memicu terjadinya error di dalam microcode.
  • Memicu error pada urutan instruksi dan memaksa komputer menjadi tidak stabil dan locked-up.
  • Memanfaatkan error-error yang ada di system operasi yang berbuntut pada ‘kematian’ system.
  • Membuat system operasi menjadi crash.
  • iFrame (D)DoS, di dalamnya terdapat sebuah dokumen HTML yang sengaja dibuat untuk mengunjungi halaman web ber-kilobyte tinggi dengan berulang-ulang, hingga melampaui batas bandwith.


Gejala-gejala DDoS attack :
  • Kinerja jaringan menurun. Tidak seperti biasanya, membuka file atau mengakses situs menjadi lebih lambat.
  • Fitur-fitur tertentu pada sebuah website hilang.
  • Website sama sekali tidak bisa diakses.
  • Peningkatan jumlah email spam yang diterima sangat dramatis. Tipe DoS yang ini sering diistilahkan dengan “Mail Bomb”.


Contoh kasus DDoS attack :
  1. Februari 2007, lebih dari 10.000 server game online seperti Return to Castle Wolfenstein, Halo, Counter-Strike, diserang oleh group hacker “RUS”. DDoS attack berasal dari 1.000 lebih komputer yang terletak di negara bekas Uni Sovyet. Kebanyakan berasal dari Rusia, Uzbekistan dan Belarusia.
  2. Juli 2008, banyak blog milik blogger-blogger konservatif, termasuk Macsmind.com, merasa mendapat serangan DDoS attack hingga beberapa terpaksa harus offline. Serangan ini dikaitkan dengan 3 IP address yang diregister melalui GoDaddy.com ke barrackobama.com, situs resmi calon presiden AS dari partai Demokrat, Barrack Obama. Sebelumnya, beberapa pendukung Obama juga melakukan serangan ke situs-situs pendukung Hillary Rodham Clinton dengan menggunakan google.com. Sampai  sekitar bulan agustus waktu itu, asal pasti serangan masih belum jelas, namun Obama atau tim kampanyenya secara personal dianggap terlibat.